Tampilkan postingan dengan label Cassey Stoner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cassey Stoner. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Mei 2010

Stoner Putuskan Tinggalkan Ducati

MotoGP - Tahun 2010 bisa menjadi musim terakhir Casey Stoner membela Ducati. Pembalap Australia itu dikabarkan sudah memutuskan hengkang, dengan Honda yang jadi tujuan berikutnya.

Keinginan Honda mendapatkan Stoner sudah terdengar sejak beberapa waktu lalu. Pabrikan asal Jepang itu berniat mempekerjakan Stoner demi menyudahi puasa kemenangan yang sudah berlangsung selama tiga musim terakhir.

Kepergian juara dunia 2007 itu sepertinya akan benar-benar terjadi. Seorang sumber Ducati, seperti dikutip dari Crash, menyebut kalau rider Australia itu sudah mencapai kesepakatan verbal dengan Honda untuk membela tim tersebut musim depan.

"Terkait kepindahan Casey ke Honda tahun depan, saya pikir deal-nya sudah terjadi. Saya tak punya informasi tertulis dan saya tak mau direkam, tapi itu hanya perasaan khawatir. Saya pikir dia sudah memutuskan untuk pergi," sahut sumber Ducati yang disebutkan punya posisi tinggi tersebut.

Salah satu alasan yang mendorong Stoner pindah ke Honda adalah keberadaan mantan tim manajer Ducati, Livio Suppo. Saat jadi juara dunia tiga tahun lalu, Suppo adalah pendamping Stoner di Ducati, sebelum menyeberang tahun 2009 lalu.

Bursa formasi tim musim depan pun dipastikan banyak mengalami perubahan jika Stoner benar-benar pindah. Crash menyebut kalau salah satu dari Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo akhirnya akan mengisi tempat Stoner di Ducati, mengingat kedua pembalap tersebut sudah lama diincar Ducati.
(yp)

Stoner Dapat Saran Dari Lorenzo

Le Mans - Yang satu keluar sebagai pemenang, sementara yang lainnya tak bisa menyelesaikan balapan lantaran terjatuh. Jorge Lorenzo, si pemenang, pun memberikan saran kepada Casey Stoner yang gagal finis.

Pada balapan MotoGP Prancis yang dihelat di Sirkuit Le Mans, Minggu (23/5/2010), Lorenzo tampil sebagai juara meski di awal-awal balapan terlibat pertarungan ketat dengan Valentino Rossi. Pembalap asal Spanyol itu pun kini memimpin klasemen sementara balapan dengan koleksi nilai 70--unggul 11 poin atas Rossi.

Sementara Stoner, hanya beredar di trek kurang dari tiga lap. Ia terjatuh dalam posisi yang sebenarnya tanpa tekanan--dan langsung KO. Ini adalah kali kedua pembalap Ducati tersebut tak mendapatkan poin. Sebelumnya, ia gagal meraih poin pada balapan di Qatar.

Lorenzo mengakui bahwa Stoner memang cepat, namun kurang berhati-hati sehingga akhirnya crash. Lorenzo pun memberikan saran kepada pembalap asal Australia itu.

"Saya pikir, di kompetisi ini yang paling penting adalah tidak terjatuh, dan finis di semua balapan," ujar Lorenzo di Autosport.

"Casey sangat cepat, sangat agresif, tapi dia sudah dua kali terjatuh dalam tiga balapan. Tentu saja dia butuh memenangi banyak balapan untuk mengembalikan poin."

"Saya pikir, untuk saat ini saya dan Valentino sudah aman dalam hal tersebut (raihan poin)," tukasnya.
(yp)

Selasa, 25 Mei 2010

Kecelakaan Bikin Stoner Kecewa

Le Mans - Casey Stoner merasa putus asa atas kecelakaan yang merusak awal musimnya tersebut. Apalagi posisi pembalap Ducati ini semakin terpuruk di klasemen setelah melewati tiga balapan.

Stoner sudah terjatuh saat lap kedua MotoGP Prancis ketika sedang berada di posisi keempat. Sedangkan kecelakaan tersebut membuatnya harus terhenti dan ini adalah kedua kalinya pembalap Australia ini mengalami kecelakaan.

Pembalap Ducati ini juga mengalami kecelakaan yang sama saat balapan perdana di Qatar. Tentu saja imbasnya pembalap Ducati ini harus berada di peringkat ke-14 dengan selisih 59 poin dari pimpinan klasemen Jorge Lorenzo.

"Saya sangat kecewa karena motor telah cukup baik sepanjang pekan ini. Saya sempat mendorong ke depan yang saya inginkan. Namun tanpa alasan saat balapan telah tiba saya seperti merosot," ungkap Stoner seperti dilansir Auto Sport.

"Ini merupakan sesuatu yang kami dapatkan berada di bawah dan kami perlu melakukan itu secepat mungkin karena tidak bagus untuk di awal musim dengan hanya sekali finis dari tiga balapan," tukasnya.

Yang pasti, Stoner merasa ada beberapa hal yang dibenahi meski dia tidak merasa perlu mengubah cara membalapnya. "Jujur saja saya tidak begitu yakin saat ini. Kita perlu duduk dan mengerjakan apa yang terbaik untuk balapan berikutnya."

Sedangkan bos tim Vittoriano Guareschi mengakui bahwa kecelakaan yang dialami oleh Stoner merupakan pukulan besar bagi Ducati. Meski pun pembalap kedua mereka, Nicky Hayden berada di posisi keempat dalam balapan tersebut.

"Saya sangat kecewa untuk Casey dan juga bagi tim karena ini jelas merupakan kekecewaan besar bagi kami semua," ungkap Guareschi.
(yp)

Minggu, 23 Mei 2010

Stoner Unggul Tipis atas Lorenzo

Le Mans - Casey Stoner berhasil tampil sebagai pembalap tercepat di sesi latihan bebas kedua MotoGP Prancis. Pembalap Ducati itu unggul tipis atas pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

Melakoni sesi free practice II di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Sabtu (22/5/2010) pagi waktu setempat, Stoner menorehkan waktu 1 menit 34,209 detik untuk jadi yang terdepan.

Catatan waktu Stoner cuma unggul 0,015 detik di depan Lorenzo. Pembalap Spanyol tersebut membukukan waktu terbaik 1 menit 34,224 detik untuk tampil sebagai pembalap tercepat kedua.

Valentino Rossi yang merajai sesi latihan bebas pertama, kali ini harus puas menjadi pembalap tercepat ketiga. Rekan setim Lorenzo tersebut menorehkan waktu 1 menit 34,451 detik.

Pada latihan bebas kali ini, terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga pembalap, Ben Spies (Tech 3 Yamaha), Alvaro Bautista (Suzuki) dan Mika Kallio (Pramac Ducati) dalam 10 menit pertama.

Kecelakaan Bautista terlihat paling mengkhawatirkan karena sebelumnya ia sudah menderita cedera di tulang selangka. Akibat kecelakaan tersebut, Bautista harus melewatkan sisa sesi ini dengan menonton di garasi.

Hasil FP II MotoGP Prancis
Pos Pembalap Tim Waktu Selisih
1. Casey Stoner Ducati 1m34.209s
2. Jorge Lorenzo Yamaha 1m34.224s  +0.015s
3. Valentino Rossi Yamaha 1m34.451s  +0.242s
4. Dani Pedrosa Honda 1m34.497s  +0.288s
5. Andrea Dovizioso Honda 1m34.538s  +0.329s
6. Aleix Espargaro Pramac Ducati 1m34.957s  +0.748s
7. Nicky Hayden Ducati 1m34.970s  +0.761s
8. Randy de Puniet LCR Honda 1m34.985s  +0.776s
9. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 1m35.015s  +0.806s
10. Loris Capirossi Suzuki 1m35.083s  +0.874s
11. Marco Melandri Gresini Honda 1m35.511s  +1.302s
12. Marco Simoncelli Gresini Honda 1m36.010s  +1.801s
13. Hector Barbera Aspar Ducati 1m36.048s  +1.839s
14. Hiroshi Aoyama Interwetten Honda 1m36.175s  +1.966s
15. Mika Kallio Pramac Ducati 1m42.708s  +8.499s
16. Ben Spies Tech 3 Yamaha 1m42.712s  +8.503s
17. Alvaro Bautista Suzuki 1m44.784s  +10.575s
(yp)

Performa Ducati Bikin Stoner Puas

Le Mans -  Casey Stoner harus mengakui keunggulan Valentino Rossi di free practice pertama MotoGP Prancis. Namun Stoner mengakui puas dengan performa motor Ducatinya di Le Mans.

Stoner gagal menjadi tercepat saat latihan bebas pertama di Le Mans karena kalah dari Rossi. Namun pembalap Ducati ini merasa senang dengan performanya setelah mencatat waktu lap 1 menit 34,508 detik atau hanya terpaut 0,106 detik dari Rossi.

"Kami selalu mengawalinya dengan setting yang bagus di sini dan memperbaikinya. Meski setahap demi setahap kami mampu memperbaikinya tapi hari ini saya merasa lebih nyaman," ungkap Stoner seperti dilansir MCN.

Meski demikian pembalap Australia mengakui masih banyak yang harus dilakukan guna mendapatkan performa yang diinginkan saat balapan nanti. Salah satunya dengan memakai ban berbeda yang akan bisa membantu penampilannya.

"Kami telah mencoba keseimbangan antara depan dan belakang sehingga motor lebih baik saat pengereman. Tapi kami tak perlu mengubah apapun untuk bisa di depan di sini. Mungkin dengan ban berbeda atau cuaca akan membuat lebih baik," ujarnya.

Sedangkan perubahan sasis telah membuat motor menjadi lebih baik dan mesin Desmosedici GP10 juga lebih mumpuni dari sebelumnya. "Perasaaan saya menjadi sangat senang dan saya lebih banyak keyakinan dan pengertian," pungkasnya.
(yp)

Senin, 12 April 2010

Stoner "Saya Minta Maaf"

Losail - 
Casey Stoner sempat memberi harapan akan menguasai MotoGP Qatar dengan tampil tercepat di tiga sesi sebelum lomba. Tapi Stoner akhirnya tak finish dan ia pun meminta maaf.

Sebelum lomba, Stoner menguasai latihan bebas pertama, kedua dan kualifikasi. Namun di lomba, akibat kecerobohannya sendiri, penggeber Ducati itu terjatuh di lap kelima dan gagal finis.

Dalam lomba yang digelar di Sirkuit Losail, Senin (12/4/2010) dinihari WIB itu, Stoner yang duduk di pole position sempat kehilangan tempat terdepan meski kemudian bisa merebutnya lagi.

"Motor saya ngadat di start, sehingga saya tidak cukup bagus memulai lomba. Tapi saya merasa enak dan kemudian bisa menyalip beberapa pembalap," komentar Stoner seperti dikutip Ultimate Motor Cycling.

"Saat saya sudah berada di depan, saya mulai menemukan ritme. Tapi bagian depan motor mulai bermasalah di tikungan panjang, jadi saya memutuskan mengendarai dengan lebih halus dan tidak memberi banyak tekanan ke ban depan dengan tanki penuh," urainya.

Tapi keputusan untuk tidak terlalu memforsir motor itu jadi bumerang buat Stoner. Ia jatuh bersama Ducati Desmosedici GP 10-nya dan Stoner pun harus pulang dengan tangan hampa.

"Melihat telemetri, saya kurang memberi beban ke bagian depan. Jadi menurut saya, mungkin sebaiknya saya tetap dengan gaya awal," sesal pemuda asal Australia tersebut.

"Ini kesalahan saya dan saya minta maaf kepada tim karena kami telah tampil bagus sepanjang akhir pekan ini dan kami pulang dengan tangan kosong," lanjut Stoner.

Kegagalan di Qatar dinilai Stoner bukanlah bencana. Selain karena sebenarnya motornya tampil apik, musim juga masih panjang sehingga timnya masih bisa memperbaiki keadaan.

"Ini bukanlah bencana karena kami tahu motor kami telah membaik di bagian di mana dulu kami kesulitan, contohnya pada cengkeraman bagian belakang, dan perjalanan kita masih panjang," tuntas juara dunia 2007 itu.
(yp)

Jumat, 19 Maret 2010

Stoner Bahagia Bersama Ducati

MotoGP - 
Casey Stoner memberikan semangat buat Ducati untuk menghadapi balapan MotoGP musim 2010-2011. Stoner juga menegaskan bahagia bersama pabrikan asal Italia itu.
 

Stoner sempat diisukan akan hengkang ke tim Honda. Hal ini karena kontraknya akan berakhir musim ini. Namun Stoner membantah rumor tersebut dan menegaskan masih bahagia di Ducati.

“Kontrak saya memang akan berakhir tahun ini. Saya yakin beberapa hal akan berubah pada paruh kedua musim ini. Setelah itu kita lihat apa yang terjadi nanti,” ujar rider asal Australia tersebut.

“Tapi, sementara ini saya tidak memiliki firasat untuk meninggalkan tim ini sekarang. Duacati telah bekerja sangat baik buat saya,” tegas pembalap 24 tahun itu.

 
“Mereka memilih saya ketika semua orang menganggap saya sudah hancur dan berhasil membawa kami meraih gelar juara dunia,” ingat Stoner.

(yp)


Rabu, 10 Maret 2010

Stoner Optimis Menatap Musim Depan

MotoGP - 
Setelah musim balapan 2009-2010 berakhir, Cassey Stoner segera menguji motor Ducati yang akan ia gunakan dalam balapan MotoGP musim 2010-2011. Stoner pun terkesan dengan performa motornya tersebut. Hal ini tentu membuat Stoner semakin optimis dengan peluangnya musim balapan 2010-2011.

“Beberapa tahun terakhir kami memiliki peluang untuk memenangi kejuaran,”ujar rider asal Australia tersebut.

“Pada ujicoba terakhir di Valencia, kami mencoba motor dan mesin baru. Saya benar-benar menyukainya. Kami memiliki tenaga tarik listrik lebih banyak lagi. Sementara ini, kami senang dan optimis menatap musim depan,” ujarnya bersemangat.
(yp)

Kamis, 11 Februari 2010

Kini Stoner Lebih Siap

MotoGP - 
Setelah sempat menjalani operasi pada musim dingin dan gagal ikut dalam laga pramusin tahun lalu. Kini Cassey Stoner sangat senang dengan kondisinya saat ini. Kini Casey Stoner mengaku bisa lebih santai dan siap menghadapi balapan musim 2010-2011.

Setelah bersantai sejenak di rumahnya, pembalap asal Australia itu mengaku sudah tidak sabar kembali beraksi bersama motor terbaru Ducat.

“Saya mengakhiri musim lalu dengan baik dan tanpa mengalami masalah. Tanpa mengalami cedera atau operasi membuat saya bisa menjalani pra-musim,” jelas Cassey. 

“Mungkin itu adalah perbedaan terbesar buat saya. Saya mampu menggeber motor lebih sering dan latihan kali ini akan lebih baik ketimbang di masa lalu. Saya menatap balapan dan bersiap menghadapinya,” lanjut rider asal Australia tersebut.
(yp)

Senin, 08 Februari 2010

Cassey Stoner Pembalap Terbaik dikelasnya

MotoGP - 
Siapa yang tidak kenal dengan Valentino Rossi. Tapi Casey Stoner tetaplah pembalap MotoGP terbaik di kelasnya. Demikian komentar manajer tim BMW World Superbike, Davide Tardozzi.

Cassey Stomenjadi juara dunia pada 2007. Pada tahun 2009 Cassey diserang penyakit misterius yang membuatnya hanya berada pada posisi 4 pada klasemen akhir. “Ducati memiliki pembalap terbaik. Dia adalah Casey Stoner,” ujar Tardozzi kepada gpone.com, “Dia bahkan tidak perlu banyak-banyak melakukan laga ujicoba. Satu lap saja cukup untuk melecut lajunya.”

“Terserah orang mau menilai apa, saya tidak takut mengatakan hal ini,” tegas mantan tim manajer Ducati World Superbike.
(yp)

Selasa, 26 Januari 2010

Rencana Stoney Setelah Pensiun

MotoGP -
Setiap olahragawan profesional pasti akan mengakhiri karirnya. Hal ini termasuk yang akan terjadi kepada juara dunia MotoGP 2007 cassey Stoner. Lalu apa rencana Casey Stoner setelah pensiun dari balapan MotoGP?

“Setelah pensiun dari motor, rencana dasar saya adalah menjadi pembalap mobil. Saya menikmati mengendarai mobil. Sebelum pensiun, saya akan menguji beberapa mobil dan saya akan mempersiapkan itu,” ujar Stoner. 

"Tapi, setelah saya pensiun dari motor, saya rasa balapan mobil akan menjadi olahraga yang sangat santai buat saya,” lanjut rider asal Australia tersebut.
(yp)
 

Minggu, 17 Januari 2010

Stoner Targetkan Juara di 2010

MotoGP -
Sempat memenangi seri awal balapan MotoGP tahun 2009, akhirnya Cassey Stoner gagal bersaing dalam perebutan gelar juara dunia musim 2009. Diserang penyakit misterius pada pertengahan musim, mengharuskan Cassey istirahat di 3 seri balapan, yakni Republik Ceko, Indianapolis dan San Marino.

Dan itulah faktor yang menyebabkan dia gagal bersaing dengan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo dan harus puas berada pada posisi ketiga klasemen akhir musim 2009.  Hal ini membakar semangat Stoner untuk kembali merebut gelar juara dunia yang sempat diraihnya pada musim 2007 dengan menjuarai 10 seri. Dengan kembalinya kondisi fisik yang prima dan dukungan dari DUCATI menjadikan Stoner bersemangat menuju musim balapan 2010-2011 nanti.

"Sekarang kami tahu kalau satu masalah sudah pergi. Saat saya mengalami masalah, motor saya justru sangat kuat dan saya juga punya banyak peluang. Tapi kondisi fisik saya menghalangi saya mengambil keuntungan dari kondisi ini," ungkap Stoner di MCN.

"Tapi tahun depan kami bisa berkonsentrasi pada hal-hal lain dan semoga bisa menjadi penantang lagi untuk kejuaraan," janji juara dunia 2007 itu. 
(yp)

Minggu, 27 Desember 2009

Stoner Jatuh Saat Warm Up Lap

MotoGP -
Ada insiden aneh yang terjadi pada seri terakhir MotoGP musim 2009 di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Juara dunia MotoGP musim 2007, Cassey Stoner terjatuh saat warm up lap. Insiden tersebut membuatnya gagal mengikuti lomba dan menyerahkan posisi ketiganya direbut oleh Dani pedrosa.

Gagalnya Stoner mengikuti lomba membuatnya menerima kenyataan pahit, karena Cassey berhasil menguasai latihan bebas dan kualifikasi. Tim DUCATI sendiri menguraikan penyebab jatuhnya Stoner. Keadaan ban yang belum menjadi faktor insiden tersebut. Tim pabrikan Italia tersebut akan mengevaluasi sistem tyre warmer yang mereka pakai.


"(Penyebabnya) Karena ban yang dingin," ungkap pembalap tes Ducati yang tahun depan akan menjadi bos tim menggantikan Livio Suppo, Vitorio Guareschi yang dikutip Autosport. "Kami punya prosedur yang memungkinkan kami berlomba tanpa takut kehabisan bahan bakar. Kami meminta para pembalap untuk pelan-pelan saja di warm up lap. Dengan situasi itu, di cuaca dingin, ban tidak bisa panas dan Casey terpeleset," urai Guareschi.

"Kami akan mengevaluasi prosedur kami karena di kondisi dingin, kami berada dalam risiko. Hari ini adalah contohnya. Nicky (Hayden) beruntung, tapi Casey tidak. Batasnya sangat tipis," Tandas Guareschi.
(yp)


Penyakit Misterius Stoner Terungkap

MotoGP - 
Penyakit misterius yang menyerang Pembalap asal Australia ini akhirnya terungkap sudah.  Stoner menderita gastritis dan anemia ringan, memang tidak membahayakan bagi sang rider, namun penyakit ini akan membuat Stoner sulit berkonsentrasi saat balapan.

Grankitis adalah peradangan pada lapisan perut, gejalanya seperti sakit maag. Usai GP seri Laguna Seca. Dokter yang memeriksanya memberikan jawaban atas keluhan Stoner. Juara dunia tahun 2007 tersebut  selalu mengeluhkan sakit pada perutnya, dan ternyata benar gastritis-lah penyebabnya.

“Ini adalah saat yang sulit buat Casey tapi kami tahu kalau dia cukup tangguh untuk menghadapi ini. Dia akan terus bertarung seperti singa, seperti yang sudah dia lakukan dalam beberapa balapan terakhir, meski kecelakaan yang dia alami di Laguna meninggalkan luka dan sangat tidak membantunya,” ungkap Project Director Ducati MotoGP, Livio Suppo.

Well, apapun itu tim DUCATI siap memberikan yang terbaik untuk sang rider, agar kembali menemukan masa keemasannya seperti tahun 2007 silam dimana Stoner memenangi gelar juara dunia kelas MotoGP.
(yp)