Tampilkan postingan dengan label Jorge Lorenzo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jorge Lorenzo. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juni 2010

Lorenzo Siap Bersaing Lagi dengan Rossi

Milan - Mugello merupakan home race dari Valentino Rossi. Namun di akhir pekan ini Jorge Lorenzo menyatakan siap untuk meraih podium dan kembali bersaing dengan rekan setimnya di Yamaha itu.

Lorenzo sukses mendominasi di tiga seri awal musim ini, dengan selalu naik podium. Ia memenangi dua balapan dan memimpin sembilan poin dari Rossi yang menjadi juara di seri pembuka di Qatar.

Akhir pekan ini para pembalap akan menuju ke Italia yang menjadi kandang Rossi. Musim lalu pembalap Ducati Casey Stoner yang menjadi juara, namun tujuh musim sebelumnya berturut-turut Rossi adalah raja di Mugello.

"Saya memiliki awal yang baik di musim ini dan sekali lagi tekad kami adalah bisa meraih hasil yang baik sejak hari pertama dan mendapatkan podium," ungkap Lorenzo seperrti dilansir Crash.

Lorenzo pun mengaku sudak tak sabar untuk mengulangi keberhasilannya musim lalu, di mana dia berhasil mengalahkan Rossi. "Tahun lalu Mugello adalah salah satu balapan yang terbaik saya," ujarnya.

"Saya sempat mengalami kecelakaan saat pemanasan, namun dalam hal lain saya hampir tampil sempurna dan saya senang bisa mendapatkan podium. Sesi dan balapan ini sangat luar biasa," sambungnya.
(yp)

Stoner Pergi, Ducati Incar Lorenzo

Motogp - Ducati menyiapkan langkah antisipasi jika memang Casey Stoner benar-benar meninggalkan tim Italia tersebut. Jorge Lorenzo akan didatangkan guna menggantikan Stoner.

Seperti diberitakan sebelumnya, Stoner dikabarkan sudah memutuskan hengkang dari Ducati dan memperkuat Honda mulai musim depan.

"Wajar bila Honda sudah berbicara dengan Casey. Honda adalah salah satu pabrikan utama di dunia dan kami tidak terkejut bahwa banyak pembalap tertarik bergabung dengan mereka," tandas bos Ducati Filippo Preziosi.

Memang belum ada pernyataan resmi apa pun sejauh ini, namun Ducati sudah menyiapkan rencana andai juara dunia 2007 itu benar-benar hengkang.

Bila sebelumnya Ducati disebut-sebut bakal mendatangkan Italiano Valentino Rossi, maka rencana itu sedikit berubah. Adalah rekan satu tim Rossi, Jorge Lorenzo yang bakal didatangkan.

"Saat ini tampaknya Valentino tidak ada kans untuk kami boyong dan kemungkinannya ada pada Jorge," kata Preziosi seperti dikutip dari Motorcyclenews.

Apa alasan Ducati mengganti "sasaran"? "Jujur, saya sudah mengetahui bahwa Valentino sudah mengatakan keinginannya untuk tetap bersama Yamaha dan Yamaha ingin mempertahankan Valentino. Jadi saya tidak melihat ada kans bahwa Valentino bakal pergi dari Yamaha," lanjut Preziosi.

Meski begitu rencana utama Ducati adalah tetap mempertahankan Stoner. "Kami melakukan yang terbaik untuk membuat Stoner tetap gembira bersama tim ini. Kami ingin dia senang dengan tim, motor, dan juga suasana kerja di sini."

"Namun saya yakin apa pun keputusan nantinya, tidak akan menjadi masalah. Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Casey," tuntas Preziosi.
(yp)

Rabu, 26 Mei 2010

Lorenzo Salah Prediksi

Le Mans - Jorge Lorenzo memenangi duel dengan Valentino Rossi untuk menjuarai MotoGP Prancis. Meski menargetkan podium teratas, dia tak menyangka kalau kemenangan  yang didapat lebih mudah dari yang dibayangkan.

Berada di belakang Valentino Rossi saat balapan dimulai, Lorenzo sempat terlibat pertarungan ketat dengan rekan setimnya itu. Tanda-tanda kemenangan rider 23 tahun itu mulai terlihat di lap 11, saat dia mulai menjaga jarak aman dengan The Doctor.

Dalam konferensi pers usai balapan, pembalap Spanyol itu menyebut kalau kemenangan yang dia dapat sebagai hasil dari penampilannya yang jauh lebih tenang. Kini, secara keseluruhan dia menganggap kalau balapan di Sirkuit Le Mans, Minggu (23/5/2010) kemarin, berjalan lebih mudah dari yang dia prediksi sebelumnya.

"Ya, itu lebih mudah dari yang saya pkirkan sebelumnya," sahut Lorenzo dalam wawancaranya dengan AS.

"Saya selalu berusaha tampil hingga batas kemampuan, tapi kadang Anda superior atas pembalap lain dan tidak dengan pembalap lain. Kali ini saya tampil dengan baik dan performa saya terus membaik seiring kondisi ban," lanjut pemuncak klasemen sementara itu.

Usai menyentuh garis finis, Lorenzo kembali melakukan selebrasi kemenangan dengan cara yang unik. Dia duduk di atas kursi tepat di depan layar dalam ukuran besar sambil memakan pop korn. Apakah itu ada kaitannya dengan kemenangan yang diakunya mudah tersebut?

"Saya tak pernah melihat langsung apa yang disaksikan penonton terkait apa yang saya rasakan, kali ini saya bisa merayakannya sekaligus melihat secara live (di televisi). Saya sudah melihatnya (layar) sejak Kamis saat kami berjalan kaki melintasi sirkuit, di situlah saya melihat sesuatu yang potensial," tutup runner up musim lalu itu.
(yp)

Minggu, 23 Mei 2010

Kedewasaan Berbuah Kemenangan

Le Mans - Setelah menjalani pertarungan ketat dengan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo akhirnya tampil sebagai pemenang MotoGP Prancis. Pembalap asal Spanyol ini menyebut, kemenangannya terjadi berkat kedewasaan.

Lorenzo yang start dari posisi dua terlibat duel seru dengan Rossi sejak awal balapan. Tetapi sejak lap kesebelas, serangan Lorenzo tak mampu lagi dihadapi oleh Rossi. Pembalap berusia 23 tahun ini melewati The Doctor dan langsung meninggalkannya dengan jarak yang cukup jauh.

"Jika hal seperti itu terjadi pada saya tiga atau empat tahun lalu, mungkin saya akan melakukan tindakan ceroboh," ujar Lorenzo di Autosport, mengomentari keunggulannya atas Rossi.

Namun, tak ada kecerobohan yang dilakukan oleh Lorenzo, seperti halnya ketika ia baru masuk ajang MotoGP di tahun 2008--di mana ia kerap terjatuh dari motor. Lorenzo pun mengatakan, dirinya sudah lebih dewasa saat ini.

"Saya merasa lebih percaya diri sekarang. Saya bisa lebih tenang dan mengendarai motor lebih baik. Hari ini adalah contohnya."

"Saya membalap dengan sabar dan paham betul bahwa Valentino selalu menunda menginjak rem. Jadi, saya menunggu dirinya membuat kesalahan. Dia tak banyak melakukan kesalahan, jadi saya hanya bisa menunggu."

"Saya hanya berusaha berada sedekat mungkin dengannya selepas tikungan. Ketika akhirnya kesempatan itu datang, ternyata tak sesulit dugaan saya sebelumnya," tukasnya.
(yp)

Sang Penghibur Baru

Le Mans - 
Jorge Lorenzo menampilkan sebuah pertunjukan menghibur di Le Mans. Tak hanya mendominasi jalannya balapan, aksinya merayakan kemenangan juga mencuri perhatian. Siapa bilang sebutan entertainer cuma milik Valentino Rossi?

"Mandi air dingin dan pemanasan untuk balapan! Sampai ketemu lagi, kawan-kawan!" demikian tulis Lorenzo di akun Twitter-nya sebelum balapan. Yang terjadi selanjutnya seperti yang sudah disaksikan Minggu (24/5/2010) malam ini.

Start dari posisi dua, Lorenzo bertarung dengan rekan setimnya sendiri, Rossi, nyaris sepanjang balapan. Di lap ke-11 serangan Lorenzo tak mampu lagi diladeni Rossi. Pembalap Spanyol itu terus memantapkan kecepatan dan posisinya. Tiga lap berikutnya ia sudah memberi jarak tiga detik pada Rossi. Sejak itu ia terlihat sulit dikejar dan akhirnya memang berhasil menyentuh garis finish sebagai yang terbaik.

Ia kemudian merayakan kemenangannya dengan cara yang tak bisa dibilang "biasa-biasa saja". Usai menyerahkan motornya kepada kru, pembalap berusia 23 tahun ini lalu berlari beberapa meter di trek. Ke mana Lorenzo berlari?

Rupanya, ia menuju ke sebuah panggung yang sudah disediakan oleh timnya. Di sana, ia duduk di sebuah bangku yang mirip dengan bangku sutradara, menyantap popcorn dan menyaksikan balapan dari sebuah layar besar--layaknya menonton di bioskop.

Apa yang dilakukan Lorenzo ini bak menggambarkan dirinya baru saja menyutradarai dan membintangi sebuah film bernama "Balapan Le Mans". Ia kemudian menontonnya dengan gaya yang rileks, sebuah hiburan yang pas dinikmatinya dengan popcorn.

Selebrasi gila seperti ini sebelumnya juga pernah ia lakukan kala memenangi Balapan di Jerez beberapa pekan silam. Kala itu, usai memberikan motornya kepada kru, ia langsung berlari ke sebuah kolam yang berada di sirkuit, melompat, menyeburkan dirinya dan berenang di dalamnya. Ia mengaku, dirinya berpikir aksi seperti ini bisa membuat fans terhibur.

Terdengar mirip Rossi? Bisa jadi. Sebab selama ini The Doctor dikenal sebagai pembalap yang tak hanya mementingkan kemenangan. Rossi kerap memberikan fans-nya aksi-aksi yang menghibur.

Tak salah kalau sekarang Lorenzo disebut sebagai pesaing sejati Rossi. Tak hanya di dalam perebutan gelar juara, tetapi juga untuk urusan tontonan yang bisa mengundang senyum. Yang membuatnya makin menarik, keduanya adalah rekan setim.

Selanjutnya, apa lagi yang akan kau tampilkan, Lorenzo?
(yp)

Lorenzo Menang Lagi

Le Mans -  
MotoGP Prancis 2010 menjadi tontonan balapan di antara dua pembalap tim Fiat Yamaha. Tak tersentuh pembalap tim-tim lain sejak awal, Jorge Lorenzo berhasil mengalahkan Valentino Rossi.

Pada lomba di sirkuit Le Mans hari Minggu (23/5/2010), Lorenzo tampil sebagai juara dengan catatan waktu 44 menit 29,114 detik, melahap 28 putaran. Ia unggul lima detik lebih dari Rossi yang harus puas di tempat kedua.

Rossi sempat berada di depan setelah balapan dimulai, mengamankan posisinya sebagai pemegang pole position. Akan tetapi ia terus dikuntit Lorenzo, yang dengan gaya agresifnya terus memberi tekanan pada The Doctor.

Duel di antara mereka mulai terjadi sangat ketat di lap ketujuh, di mana Lorenzo sempat menyusul Rossi sebanyak dua kali berturut-turut dalam jarak dekat, tapi sang juara bertahan mampu membalas.

Baru di lap ke-11 serangan Lorenzo tak mampu lagi diladeni Rossi, yang sepertinya masih terganggu dengan kondisi bahunya yang belum pulih betul.

Pembalap Spanyol itu terus memantapkan kecepatan dan posisinya. Tiga lap berikutnya ia sudah memberi jarak tiga detik pada Rossi. Sejak itu terlihat sulit dikejar dan akhirnya memang berhasil menyentuh garis finish sebagai yang terbaik.

Dengan demikian Lorenzo sudah memenangi dua dari tiga balapan di musim ini, dan berhak memimpin klasemen sementara. Kemenangan pertama didapatnya di seri kedua di Jerez, Spanyol, sedangkan di seri pembuka di Qatar ia juga naik podium di urutan kedua di bawah Rossi.

Podium ketiga di Le Mans menjadi milik pembalap Honda Andrea Dovizioso. Ia mendapat tempat itu setelah memenangi balapan ketat di lap-lap terakhir dengan Dani Pedrosa dan Nicky Hayden. Ini adalah podium ketiga nomor dua buat Dovizioso setelah memperoleh yang pertama di Losail.

Pedrosa harus puas dengan 11 poin atas capaiannya di peringkat kelima di belakang Hayden. Di seri kedua di Jerez Pedrosa gagal menjadi juara karena berhasil dibalap Lorenzo di lap-lap terakhir walaupun memimpin sejak awal lomba.

Nasib sial dialami Casey Stoner yang hanya beredar di lintasan kurang dari tiga lap. Ia terjatuh dalam posisi yang sebenarnya tanpa tekanan -- dan langsung KO. Loris Capirossi dan Ben Spies juga out, seperti halnya tiga minggu lalu di Jerez.

Hasil MotoGP Prancis:
1.  Jorge Lorenzo     Yamaha             44m29.114s
2.  Valentino Rossi   Yamaha               + 5.672s
3.  Andrea Dovizioso  Honda                + 7.872s
4.  Nicky Hayden      Ducati               + 9.346s
5.  Dani Pedrosa      Honda               + 12.613s
6.  Marco Melandri    Gresini Honda       + 21.918s
7.  Randy de Puniet   LCR Honda           + 29.288s
8.  Hector Barbera    Aspar Ducati        + 33.128s
9.  Aleix Espargaro   Pramac Ducati       + 33.493s
10.  Marco Simoncelli  Gresini Honda       + 33.805s
11.  Hiroshi Aoyama    Interwetten Honda   + 34.346s
12.  Colin Edwards     Tech 3 Yamaha       + 37.123s
13.  Mika Kallio       Pramac Ducati       + 55.061s

Tidak finish
Loris Capirossi   Suzuki             6 laps
Ben Spies         Tech 3 Yamaha      6 laps
Casey Stoner      Ducati             2 laps
(yp)

Lorenzo Percaya Diri Bisa Juara Lagi

Le Mans -  
Jorge Lorenzo akan memulai balapan GP Le Mans dari grid kedua. Pembalap Fiat Yamaha tersebut memiliki kepercayaan diri tinggi untuk bisa kembali juara tahun ini.

Lorenzo mengakhiri kualifikasi MotoGP yang digelar di sirkuit Le Mans, Sabtu (22/5/2010) dengan baik. Ia finis kedua di belakang Valentino Rossi yang meraih pole position dengan selisih 0,054 detik saja.

Hasil ini bikin Lorenzo diliputi pede yang tinggi. Rider Spanyol tersebut optimistis bakal mampu mengulangi sukses di lomba ini pada tahun 2009 silam di mana ia menjadi juara.

"Ini adalah sesi bagus yang lain dan kami sangat kuat sekarang, meskipun ada beberapa pembalap disini yang cepat dengan kecepatan yang bagus," tukas Lorenzo dikutip Crash.net.

"Hari ini saya merasa konsisten dan saya puas membalap dengan 1 menit 34,5 detik jadi jika saya bisa mempertahankannya selama lomba maka kami akan memiliki kans bagus. Saya perlu melakukan start bagus besok dan jadi lebih tangguh selama beberapa lap pertama kemudian baru saya bisa bertarung untuk kemenangan."

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh manajer Lorenzo, Mark Zeelenberg. Kemenangan Lorenzo di Jerez sedikit banyak akan memberikan si pembalap tambahan motivasi.

"Jorge menghuni start yang bagus tanpa tekanan tambahan dengan menjadi pole dan kecepatan balapan dia pasti cukup cepat yang memungkinkan dia berjalan di depan besok," ujar sang manajer yakin.

"Kami berharap apa yang telah kami lakukan di Jerez akan membantu dia dan memberikan dia rasa kepercayaan yang lebih tinggi dan saya yakin dia tidak akan membiarkan pembalap lain lebih cepat dari dia di 10 lap pertama," tutup Zeelenberg.

Lorenzo memiliki rekor bagus saat berlaga di Le Mans. Sebelum jadi juara tahun lalu, ia menjejak podium kedua pada 2008.
(yp)

Minggu, 02 Mei 2010

Lorenzo Rayakan Kemenangan Di kolam Jerez

Jerez - Banyak cara dilakukan pembalap untuk merayakan kemenangan. Tapi selebrasi Jorge Lorenzo dengan nyemplung ke kolam jelas tak biasa, apalagi belakangan dia mengaku agak menyesal.

Lorenzo menjadi juara MotoGP Spanyol setelah memenangi pertarungan sengit dengan Dani Pedrosa di lap terakhir. Hasil tersebut mengantar dia sementara memuncaki klasemen pembalap dengan poin dikumpulkan berjumlah 45.

Tapi bukan cuma keberhasilan memuncaki klasemen yang membuat Lorenzo senang luar biasa. Adalah kemenangan pertamanya di Sirkuit Jerez, yang merupakan balapan kandangnya, di kelas MotoGP yang membuat jagoan Yamaha itu melepaskan emosinya yang meluap-luap dengan cara yang tak biasa.

Setelah memastikan menyentuh garis finis di posisi terdepan, Lorenzo memarkir tunggangannya di salah satu sudut lintasan. Dia kemudian berlari kecang dengan masih menggunakan seragam balapnya sejauh beberapa puluh meter.

Tepat di bibir sebuah kolam yang terletak di tengah sirkuit, dia melompat bebas ke dalamnya. Masih menggunakan helm dan baju balap lengkap, pembalap Spanyol itu terlihat asyik berenang di kolam tersebut.

"Saya melihat danau itu pada hari Kamis dan berpikir kalau saya lompat ke sana maka fans akan menyukainya," sahut Lorenzo seperti dikutip dari Autosport.

Satu hal yang disesali Lorenzo dari aksi nekatnya tersebut adalah soal bertambahnya bobot pakaian balap yang dia pakai. Tak lama setelah menceburkan diri, mantan juara dunia 250 cc itu terlihat berusaha berenang kembali ke tepi namun tak kunjung bisa bergerak.

"Tapi saya tak memikirkan soal beratnya pakaian kulit saya dalam keadaan basah dan untuk beberapa saat, saya pikir saya tak akan bisa keluar. Ini hari yang luar biasa. Saya tak percaya saya bisa meraih mimpi ini, di depan fans Spanyol di tempat yang magis ini," seloroh Lorenzo yang harus dibantu beberapa orang untuk keluar dari kolam dan tak ketinggalan acara penyerahan piala di atas podium.
(yp)

Lorenzo Wujudkan Mimpi Di Jerez


Jerez - Memenangi MotoGP Spanyol disebut sebagai mimpi yang menjadi nyata oleh Jorge Lorenzo. Sukses tersebut terasa makin sempurna karena dia mengalahkan rekan senegaranya, Dani Pedrosa.

Dapat posisi start kedua, Lorenzo sempat turun ke urutan empat di awal balapan. Posisi terdepan baru didapat jagoan Fiat Yamaha tersebut di lap-lap akhir setelah menjalani duel sengit dengan sang pemilik pole position, Pedrosa.

Buat Lorenzo kemenangan di MotoGP Spanyol menjadi terasa sangat luar biasa karena didapat di kandangnya sendiri. Apalagi sukses tersebut didapat dengan menundukkan pembalap yang diakunya sangat sulit dikalahkan.

"Saya tak bisa menggambarkannya. Ini adalah salah satu impian saya untuk menang di Jerez dan melakukannya dengan mengalahkan Dani, yang membuat balapan jadi sulit. Sungguh luar biasa," ungkap Lorenzo di Reuters.

Arti besar kemenangan Lorenzo dalam balapan tersebut terlihat jelas saat dia nekat merayakan podium tertinggi dengan nyemplung ke danau yang terletak di sekitar lintasan. Uniknya, dia melakukan itu sambil masih menggunakan pakaian balap, lengkap dengan helmnya.

Podium tertinggi di Jerez merupakan yang pertama diraih Lorenzo di kelas MotoGP, setelah tahun lalu gagal finis dan semusim sebelumnya dapat urutan tiga. Hasil tersebut juga mengantar mantan juara dunia 250 cc itu memuncaki klasemen pembalap dengan poin dikumpulkan berjumlah 45. 
(yp)

Jorge Lorenzo Tampil Luar Biasa

Jerez - Jorge Lorenzo tampil luar biasa di negaranya sendiri. Ia memastikan kemenangan di lap terakhir MotoGP Spanyol, mengalahkan Dani Pedrosa setelah terlebih dahulu menaklukkan Valentino Rossi.

Lorenzo benar-benar memukau karena ia membuat perubahan besar sekitar tujuh lap terakhir. Setelah melewati Rossi yang tampak tidak prima, ia juga membuat Pedrosa gigit jari karena sudah nyaris memenangi perlombaan.

Di tiga lap terakhir Lorenzo sudah merapat ke Pedrosa, yang sejak start tak terkejar pembalap-pembalap lain. Setelah gagal di beberapa kesempatan, Lorenzo akhirnya berhasil mengalahkan rider Repsol Honda itu di lap terakhir!

Catatan waktu yang dibuat Lorenzo adalah 45 menit 17,538 detik. Pembalap tim Fiat Yamaha ini pun mengoleksi kemenangan pertamanya di musim ini, setelah di seri pertama di Qatar hanya menjadi runner up Rossi.

Pedrosa harus puas dengan podium dua di Jerez, dan urung mengangkat Honda ke tangga teratas. Di Qatar capaian terbaik pabrikan tersebut cuma nomor tiga atas nama rekan setimnya, Andrea Dovizioso.

Adapun Rossi, yang start dari posisi keempat, berhak menduduki tempat ketiga, namun posisinya di klasemen sementara turun ke urutan dua di bawah Lorenzo.

Jalannya balapan

Pedrosa mengamankan posisi terdepan sebagai pemegang pole. Rossi start dengan baik dan maju dua grid dari posisi awalnya di peringkat keempat. Nicky Hayden mengikuti di urutan ketiga, lalu Lorenzo dan Casey Stoner.

Di lap kedua Loris Capirossi out setelah menyasar ke gravel. Beberapa lap kemudian Ben Spies mengikuti jejak buruk itu karena masalah ban. Kelak hanya mereka berdua yang tidak menyelesaikan lomba.

Di depan, Pedrosa tampak makin mantap performanya. Perlahan tapi pasti ia mulai menjauhi lawan-lawan terdekatnya. Namun tidak demikian dengan Lorenzo. Di lap kedelapan ia berhasil mengalahkan Hayden dan mengambil posisi ketiga.

Hingga pertengahan lomba tidak ada insiden yang terlalu istimewa. Pedrosa makin nyaman di depan, Rossi mulai "tersengal-sengal" untuk mendekati pembalap Spanyol dari tim Repsol Honda itu.

Setelah memasuki 20 putaran, balapan di depan mulai berubah berkat Lorenzo. Ia memberi tekanan besar pada Rossi dan di lap 22 berhasil menaklukkan rekan setimnya itu. Rossi tidak cukup kuat untuk memberi tekanan balik.

Laju Pedrosa semakin kencang. Pedrosa yang sempat terlihat akan mengunci kemenangan, ternyata mampu ia pepet. Di lap 24 mereka sudah begitu dekat. Pedrosa begitu terancam.

Sedikitnya tiga kali Lorenzo berusaha mengalahkan rivalnya itu baik di tikungan maupun trek lurus, tapi Pedrosa mampu menahannya dengan susah payah. Namun, ketika balapan memasuki lap terakhir, performa Lorenzo mencapai klimaks. Ia berhasil menaklukkan lawannya itu di tikungan.

Itulah momen kemenangan Lorenzo dan memang demikian adanya setelah ia melewati garis finish. Ia pun menambahkan jumlah kemenangannya menjadi enam, dan merayakannya dengan menceburkan diri ke sebuah kolam di pinggir sirkuit, menciptakan pesta sangat menarik di Jerez, di depan suporternya sendiri.

Hasil MotoGP Spanyol:
1.  Jorge Lorenzo         Yamaha              45 menit 17.538 detik
2.  Dani Pedrosa           Honda                      + 0.543
3.  Valentino Rossi       Yamaha                   + 0.890
4.  Nicky Hayden         Ducati                      + 9.015
5.  Casey Stoner           Ducati                       + 10.034
6.  Andrea Dovizioso    Honda                      + 23.144
7.  Mika Kallio              Pramac Ducati         + 34.489
8.  Marco Melandri      Gresini Honda          + 34.687
9.  Randy de Puniet     LCR Honda               + 36.160
10.  Alvaro Bautista     Suzuki                       + 36.791
11.  Marco Simoncelli  Gresini Honda           + 37.155
12.  Colin Edwards       Tech 3 Yamaha        + 38.260
13.  Hector Barbera      Aspar Ducati             + 38.371
14.  Hiroshi Aoyama    Interwetten Honda  + 1m02.052
15.  Aleix Espargaro     Pramac Ducati         + 3 lap

Tidak finish
Ben Spies         Tech 3 Yamaha      7 lap
Loris Capirossi   Suzuki             2 lap ( a2s / din )

(yp)

Selasa, 13 April 2010

Lorenzo Beraksi Di Lap Terakhir

Losail -  
Jorge Lorenzo sebenarnya ingin "main aman" di Losail.
Tapi karena adrenalin yang menggelegak, dia pun mengambil beberapa risiko yang akhirnya terbayar dengan finis di posisi dua. Saat ini kondisi tangan Lorenzo, yang cedera di saat pra-musim, masih belum pulih benar. Itu mengapa dia sempat berniat enggan terlalu memaksakan diri meski dapat posisi start cukup baik di posisi dua.

Hasilnya memang terlihat dalam balapan. Setelah start dengan relatif biasa-biasa saja sehingga langsung dilewati sejumlah pembalap, Lorenzo pun kemudian terlihat tak terlalu bernafsu merangsek ke depan saat sudah berada di posisi empat.

Dari posisi itu si rider Spanyol lantas lebih banyak jadi penonton saat Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso berduel, seraya berusaha mencari celah dari Valentino Rossi yang ada di posisi terdepan.

Meski demikian, Lorenzo ternyata tak bisa anteng begitu saja. Di beberapa lap menjelang garis finis, tiba-tiba Lorenzo memacu kencang YZR-M1 yang dia tunggangi dan menyalip Hayden. Belum habis bikin kejutan, tak lama kemudian giliran Dovizioso dia lewati.

Pada akhirnya, posisi dua ditempati Lorenzo dan menggenapkan finis satu-dua Yamaha. Capaian ini menyamai finis serupa yang dia catatkan pada debutnya di MotoGP tahun 2008 lalu.

"Aku sangat puas dengan posisi kedua. Aku berpikir untuk tenang-tenang saja dan tak ambil banyak risiko. Tapi ketika adrenalinku meninggi, mustahil buatku untuk tetap tenang, aku ingin maksimal, aku harus berkendara dengan ngotot."

Dan inilah yang aku lakukan di lap-lap akhir, sliding dan bersenang-senang. Tapi aku lelah dan itu berisiko, jadi akhirnya aku finis kedua," tukas Lorenzo di Autosport.

Mengenai startnya yang kurang mengesankan, Lorenzo mengaku bahwa saat itu dia memang tak nyaman karena sebelum itu motornya juga mengalami masalah, terutama di masalah cengkeraman motor bagian belakang.

"Dani (Pedrosa), Andrea dan Nicky lebih cepat dariku. Aku sabar dan di lap-lap akhir dan bahan bakarku berkurang, semakin mudah buatku untuk berkendara, dan pada akhirnya aku bisa jadi lebih cepat dan melewati Nicky dan Andrea," analisa Lorenzo.
(yp)

Selasa, 30 Maret 2010

Cedera Lorenzo Belum Pulih

MotoGP - 
Lorenzo  nyaris absen di dua sesi uji coba Sepang dan Qatar, hal ini karena Lorenzo mendapat cedera pada ibu jari tangan kanannya. Namun Lorenzo bisa pulih tepat waktu saat laga uji coba digelar.

Saat melakukan ujicoba, Lorenzo mengaku kondisinya belum pulih sepenuhnya. Hingga kini ia mengaku masih kerap merasakan sedikit nyeri pada jarinya, secara umum Lorenzo mengaku tak lagi bermasalah dengan cederanya tersebut dan siap tampil di seri perdana di Qatar, 11 April mendatang.

“Hari ini tangan saya baik-baik saja, mungkin sedikit lebih buruk dari kemarin. Tentu, kondisinya belum seperti semula seperti sebelum kecelakaan. Namun, kami sudah memperkirakannya. Saya masih kesulitan saat melakukan pengereman dan saya tak bisa menekan lebih kencang dari hari ini,” ujar Lorenzo.
 
“Tapi, saya harap kondisinya akan terus membaik seiring waktu dan sudah benar-benar pulih saat seri perdana digelar,” lanjut rider asal Spanyol tesebut. Semoga saja, karena banyak yang mengidolakan rider pemberani yang satu ini.
(yp)

Senin, 22 Februari 2010

Lorenzo Cidera Lagi

MotoGP - 
Jorge Lorenzo cidera lagi. Jorge Lorenzo segera mengunjungi Rumah Sakit General de Catalunya. Jorge Lorenzo diperiksa oleh Dokter Augusto José Casanovas, para spesialis yang yang pernah mengoperasi Lorenzo setelah ia menderita patah tulang jempol di tangan kanan setelah kecelakaan latihan motorcross.

Setelah cek-up, terlihat bahwa pemulihan Lorenzo dari cedera tersebut berkembang dengan baik, tapi tetap ada pertanyaan atas kehadirannya di pra-musim terakhir tes di sirkuit Losail yang dijadwalkan untuk bulan Maret 18-19. Fiat Yamaha mengkonfirmasi pekan lalu bahwa Lorenzo Cidera lagi dan tidak akan hadir dalam kedua tes Sepang minggu depan karena lukanya.

Manager Lorenzo, Hector Martin, mengatakan  "Pada saat ini ada keraguan yang serius tentang apakah Jorge akan sepenuhnya pulih untuk tes Qatar. Kita harus menunggu dan melihat bagaimana cedera dan pemulihan setelah jahitannya dihapus, yang akan dilakukan jumat atau senin ini.
(yp)

Senin, 15 Februari 2010

Lorenzo "Saya Sedikit Kikuk"

MotoGP - 
Jorge Lorenzo gagal mencatat waktu terbaiknya saat melakukan ujicoba pertama MotoGP di tahun 2010 di Sepang Malaysia. Runner-up tahun 2009 itu menjadi tercepat ketiga dibawah Valentino Rossi dan Casey Stoner.

Mengenai hasil yang diperolehnya tersebut, Lorenzo tak ingin telalu khawatir. Pembalap berumur 22 tahun mengaku dirinya sedikit kikuk setelah jeda yang cukup panjang usai musim balapan 2009.

"Saya merasa lebih baik hari ini (Jumat) dan saya mampu mempercepat laju motor dengan segera. Bukan masalah besar pada hari pertama. Hanya saja, setelah jeda yang begitu lama, saya sedikit kikuk saat kembali membalap," ujar rider muda tersebut.
"Saya butuh sedikit waktu, tapi semua jauh lebih baik hari ini. Saya senang dengan performa saya juga dengan motor baru ini," lanjut Lorenzo.

"Kami tidak punya banyak waktu untuk menggarap motor hingga awal musim nanti, jadi kami akan memaksimalkan waktu kami hingga bulan depan untuk meneruskan kinerja yang baik ini," ujar Lorenzo optimis.
(yp)

Minggu, 07 Februari 2010

Wilco Jadi Manager Baru Lorenzo

MotoGP - 
Akhirnya Jorge Lorenzo mendapat manager baru yaitu mantan bos World Supersport Wilco Zeelenberg. Wilco sudah resmi ditunjuk untuk menjadi manager Jorge Lorenzo pada balapan MotoGP musim 2010-2011.

“Saya sudah tidak sabar mengenai tantangan baru ini. Lorenzo merupakan pembalap yang luar biasa dan saya sudah tidak sabar bekerja sama dengannya dan kru lain,”ujar Wilco.
“Jelas perebutan gelar juara musim ini akan dihuni empat pembalap dan Lorenzo merupakan salah satunya. Saya merupakan orang yang kompetitif dan saya akan melakukan apapun supaya membantu Lorenzo merebut gelar juara,” lanjutnya  lagi.
(yp)


Rabu, 03 Februari 2010

Lorenzo Suka Membuat Kesal

MotoGP - 
Ternyata seorang Jorge Lorenzo yang terlihat sebagai pemuda muda yang kalem dan cool bisa juga membuat kesal orang lain. Hal ini diungkapkan James Toseland. Menurut mantan dua kali peraih gelar World Superbike (WSBK) tersebut, ada sisi menyebalkan yang dimiliki pembalap asal Spanyol tersebut.

“Tingkah Lorenzo sangat menyebalkan saya. Sebenarnya Lorenzo anak yang baik, tapi dia memiliki sifat yang arogan, sombong. Itulah kenapa dia seperti setan dan hal itu membuat saya kesal,” cetus Toseland.

“Saya tidak suka dengan orang yang memiliki sifat arogan dan sombong. Sifat itu dimiliki Lorenzo saat menggunakan helm,” lanjut pembalap asal Inggris itu dikutip visordown, Selasa (26/1/2010).

“Tapi, begitu Lorenzo melepas helmnya, dia merupakan anak yang pemalu dan baik hati,” tambahnya.
(yp)

Rabu, 20 Januari 2010

Lorenzo Tetap Bersama Yamaha

MotoGP -
Sempat geram akan ucapan rekannya di tim FIAT YAMAHA, Jorge Lorenzo berjanji akan tetap bersama YAMAHA. Hal ini dilakukan untuk membuktikan dirinya bisa bersaing bersama rekan satu timnya Valentino Rossi yang sempat memberikan ultimatum kepada YAMAHA agar memilih Rossi atau Lorenzo sebagai pembalap dikubu tim FIAT pada tahun 2011. Jika tidak, maka The Doctor siap hengkang dari tim FIAT YAMAHA yang telah dibelanya selama 3 tahun.

"Rossi seperti seorang pembalap yang berada di dongeng dan apapun yang dilakukannya sangat penting. Jika dia mengkhawatirkan saya sebagai teman, itu karena saya cepat. Saya tidak bisa mengkontrol setiap ucapannya," ujar Lorenzo.
 

"Namun, saya lebih memilih bila Rossi tetap bertahan bersama Yamaha. Sebab, saya ingin mencoba dan mengalahkannya dengan menggunakan motor yang sama. Jadi, buat saya hubungan saya dengannya tidak ada masalah," Tegas pria asal spanyol tersebut. "Ambisi saya adalah mencoba memenangi gelar juara dunia MotoGP. Saya tidak peduli jika saya bukan pembalap utama tim ini," lanjutnya lagi.
(yp)

Selasa, 19 Januari 2010

Berharap Rossi Tetap Di YAMAHA

MotoGP -  
Kontrak Valentino Rossi akan berakhir pada 2010, Keadaan tersebut membuat beberapa berita yang menyebutkan bahwa Valentino Rossi akan segera hengkang dari tim FIAT YAMAHA. Namun rekan satu tim The Doctor, Jorge Lorenzo mengharapkan bahwa rekannya tersebut tetap bertahan bersama tim FIAT YAMAHA. Beberapa waktu lalu Rossi sempat memberi ultimatum kepada YAMAHA untuk memilih dirinya atau Lorenzo. Dengan kontrak yang akan habis pada penghujung 2010, menurut rumor bahwa rider Italia itu akan merapat ke pabrikan asal Italia Ducati.

Namun tingginya rivalitas kedua rider tersebut tidak membuat pengaruh apapun kepada Lorenzo. "Tapi saya mungkin memilih Valentino bertahan di Yamaha karena saya bisa berusaha mengalahkannya di motor yang sama, jadi buat saya tak masalah dalam hubungan kami atau hal-hal sejenisnya," ungkap Lorenzo di MCN.

Banyak pihak yang juga menduga kalau musim 2010 akan menjadi kali terakhir Lorenzo dan Rossi berada di satu tim. Rossi diyakini bakal menggunakan pengaruhnya untuk mendepak Lorenzo di penghujung musim depan.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan perihal peluang hengkangnya Rossi tersebut, pemuda Spanyol itu mengaku sama sekali tak khawatir.

"Valentino adalah pembalap (yang seperti karakter) dongeng dan semua hal yang dia lakukan sangat penting. Dan jika dia khawatir terhadap diri saya, sebagai seorang rekan, itu karena saya cepat dan bukan karena saya finis di belakang. Saya tak bisa mengendalikan apa yang dia pikirkan. "Tujuan saya adalah mencoba memenangi kejuaraan dunia. Saya tak peduli kalau saya buka (pembalap) pemimpin di tim ini," tandas Lorenz
o. 
(yp)

Jumat, 15 Januari 2010

Lorenzo Berniat Kalahkan Rossi Musim Depan

MotoGP -
Awal kemunculannya sempat mengagetkan para rider kelas motoGP. Dimusim 2009 Lorenzo memberikan perlawanan sengit kepada rekan satu timnya di Yamaha Valentino Rossi.

Rossi dan Lorenzo terlibat pertarungan yang sangat sengit di balapan dan di klasemen MotoGP. Hampir setiap race MotoGP musim 2009 dilalui dengan pertarungan hingga lap terakhir dan bahkan tikungan terakhir. Hingga masing-masing mengumpulkan enam dan empat kemenangan. Namun di akhir musim, The doctor berhasil unggul atas juniornya dengan selisih 45 angka.

Soal kemampuan rekan satu timnya, Lorenzo mengaku kagum. terlebih Valentino Rossi berhasil menjaga performanya untuk selalu berada di level teratas selama beberapa tahun. Namun, pembalap 22 tahun itu bertekad untuk melakukan suksesi di musim 2010 mendatang.

"Saya salut dengan Valentino Rossi. Dia adalah pembalap tangguh yang selalu juara. Tetapi saya tidak ingin kalah dengannya, saya ingin menang pada event balap selanjutnya," tutur Jorge Lorenzo saat berada di hotel FourSeason di Jakarta, Senin (30/11/2009). "Mudah-mudah balap selanjutnya saya bisa meraih kemenangan," lanjut best rookie musim 2008 itu.

(yp)


Rabu, 13 Januari 2010

Rossi Bukan Penentu Rider

MotoGP - 
Dasyatnya perseteruan Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo ternyata masih terus berkobar hingga saat jeda musim 2009. Hal itu berawal dari pernyataan Rossi pada sebuah wawancara yang meminta tim FIAT YAMAHA untuk memilih antara dirinya atau Lorenzo pada musim 2011 nanti. Rossi bahkan "menakut-nakuti" Yamaha dengan membuat rumor untuk bergabung dengan tim Ducati.

Meski dalam beberapa kesempatan, Rossi sempat mengelak dengan menyebut ucapannnya disalahartikan, Namun Jorge Lorenzo ternyata tetap geram dengan apa yang disampaikan rekannya tersebut.

Jorge Lorenzo juga mengatakan agar Rossi menyadari sikapnya tersebut, bahwa line up ditentukan oleh tim bukan oleh seorang pembalap. Kendati Rossi seorang pembalap yang sudah memenangi banyak gelar. "Valentino tidak bisa menentukan rider untuk tahun 2011. Yamaha-lah yang menentukan pilihan dan kami hanyalah pegawai saja," cetusnya kepada Gazzetta dello Sport.

Dengan kondisi tersebut Jorge Lorenzo tetap fokus dalam berkompitisi dengan Rossi untuk membuktikan siapa yang terbaik di tim Fiat yamaha.

(yp)