Tampilkan postingan dengan label Valentino Rossi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Valentino Rossi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juni 2010

Rossi Ingin Kembali Terbaik di Mugello

Mugello - Valentino Rossi tak sabar untuk tampil di depan para tifosinya di Mugello. Pembalap Yamaha ini sedang bekerja keras guna mendapatkan kembali performa terbaiknya saat tampil di MotoGP Italia akhir pekan ini.

Finis di posisi ketiga dan kedua di dua balapan terakhir
bukanlah suatu performa yang buruk. Namun Rossi mendapatkan perlawanan ketat dari rekan setimnya di Yamaha Jorge Lorenzo yang kini memimpin sembilan poin di puncak klasemen.

Performa Rossi memang sempat terganggu dengan cedera pada bahunya, dan dia juga belum puas dengan settingan motor. Meski demikian ribuan para fans Rossi di Mugello tentu saja tidak mau mendengar alasan dari rider Italia ini.

Rossi pun berharap bahunya sudah benar-benar pulih sehingga dapat memuaskan fans di home racenya. "Setelah beristirahat saya sangat berharap bahu saya sudah pulih benar," ungkap pembalap Yamaha ini seperti dilansir Crash.  

"Saya akan kembali dengan kekuatan penuh di Mugello. Kami mendapatkan beberapa masalah di Le Mans jadi akan berkerja keras sejak sesi pertama memastikan kami dapat kembali ke performa terbaik kami," tegas Rossi.

Namun, yang pasti The Doctor selalu merindukan tampil di depan para tifosinya di Mugello. "Mugello adalah tempat yang luar biasa untuk memacu motor, tak ada tempat lain seperti itu di dunia dengan semua tifosi di sekitar bukit," ujarnya.

"Ketika Anda keluar untuk melakukan lap pertama suaranya sangat menakjubkan. Saya selalu tidak sabar untuk tampil balapan di sana dan kami saya berhaap kami dalam kondisi yang baik di akhir pekan ini," harap Rossi.
(yp)

Prediksi Rossi buat Ben Spies

Milan - Ben Spies rupanya menjadi perhatian Valentino Rossi. Pembalap Yamaha ini mengatakan bahwa kurangnya pengetahuan di trek akan menjadi tantangan terberat rookie asal Amerika Serikat ini.

Spies gagal finis di dua seri terakhir yaitu di jerez dan Le Mans. Namun ia sudah harus melewati enam trek lagi yang belum pernah dijajali sebelumnya, termasuk di seri berikutnya di Mugello.

Rossi pun mengungkapkan bahwa si rider Monster Yamaha Tech 3 akan mengalami kesulitan karena kurangnya pengalaman tersebut. “Saya pikir Ben mengalami kesulitan di tahun ini," ungkapnya seperti dilansir MCN.

"Dia harus belajar MotoGP dan juga Bridgestone. Namun sangat, sangat sering terkadang kami lupa, dia harus belajar mengenai trek dan ini selalu menjadi masalah besar bagi pembalap superbike," kata Rossi.

"Di masa lalu Anda melihat banyak rider superbike cukup cepat di trek yang dia tahu tapi jadi bencana di trek yang tidak dikenalnya. Saya pikir Ben harus pintar dan memahami trek, juga untuk masa depannya di MotoGP," saran pembalap Italia ini.
(yp)

Selasa, 25 Mei 2010

Rossi Keluhkan Setingan Motor

Le Mans - Valentino Rossi gagal memenangi MotoGP Le Mans usai finis di belakang Jorge Lorenzo yang menjadi juara. Pembalap Fiat Yamaha ini mengaku kegagalan tersebut disebabkan karena setingan motornya.

Mengawali balapan dari pole position, Rossi bertarung sedari awal dengan Lorenzo nyaris di sepanjang balapan. Meskipun sempat memimpin hingga lap ke-11, Lorenzo yang terus menyerang akhirnya tidak mampu diredam oleh Rossi.

Lorenzo semakin cepat dan hingga tiga lap berikutnya Rossi sudah terpaut jarak tiga detik dari rekan satu timnya itu. Sejak itu Loreno sulit untuk dikejar dan akhirnya tampil sebagai yang pertama menyentuh garis finis.

Cedera yang dialami Rossi memang cukup mempengaruhi performanya di balapan ini. Namun, The Doctor menegaskan bahwa problem utamanya terletak pada setingan motornya.

"Saya cukup khawatir dengan bahu saya, tapi ini (sakitnya) tidak terlalu buruk hanya tujuh atau delapan lap dan balapan tetap bisa diselesaikan," papar Rossi kepada Autosport.

"Masalah yang lebih besar adalah soal setingan. Kami tidak memiliki cukup pegangan di bawah akselerasi untuk bisa menyaingi Jorge. Jadi kami harus memahami mengapa dan membuatnya jadi lebih baik."

"Saya memulai start dari posisi yang hebat dan saya mencoba untuk bertahan di depan karena saya tahu dari motor terlihat kami tidak memiliki kecepatan yang sama. Jadi tidak mungkin saya bisa terus-terusan di depan selama 28 lap."

Dengan kegagalan ini, Rossi kini tertinggal sembilan angka dari Lorenzo yang memuncaki klasemen. Meski demikian toh Rossi masih terlihat santai. Ia juga tak mengharapkan akan bersaing dengan hanya Lorenzo untuk memperebutkan gelar juara.

"Sembilan poin lebih baik untuk meiliki sebuah keuntunga daripada sebuah ketidakberuntungan, tapi kejuaraan masih amat panjang," lanjut juara bertahan itu.

"Apa yang tidak saya harapkan adalah akan bertarung hanya dengan Jorge. Setelah musim dingin saya mengharapkan Stoner - mungkin juga Dani (Pedrosa) tapi khususnya Stoner bisa memberikan ancaman seirus," tutup juara dunia MotoGP musim lalu ini.
(yp)

Minggu, 23 Mei 2010

Rossi Start Posisi Satu

Le Mans -  Valentino Rossi belum pulih benar dari cedera bahunya. Itu mengapa dia masih khawatir kendati sudah mencatatkan pole pertamanya musim ini di Le Mans.

Rasa sakit usai jatuh ketika bermotocross masih membayangi Rossi. Hal ini sempat pula dia akui usai sesi pertama latihan bebas MotoGP Prancis.

Pada prosesnya rasa sakit itu tak menghambat si pembalap Fiat Yamaha mencatat waktu terbaik di sesi kualifikasi sekaligus meraih posisi pole dalam balapan nanti.

Capaian tersebut jelas menggelembungkan optimisme Rossi yang di dua seri awal belum pernah start dari posisi terdepan. Apalagi musim lalu di Le Mans 'The Doctor' juga crash dan hanya finis di posisi 16.

"Aku sangat bahagia dengan cuaca saat ini dan aku merasa percaya diri dengan motor," aku Rossi di Reuters. Meski begitu, rasa sakit karena cedera ternyata masih saja belum minggat dari bahu Rossi. Inilah yang melahirkan kerisauan si rider Fiat Yamaha asal Italia.

"Posisi pole selalu bagus dan tadi itu juga catatan waktu yang baik, nah untuk balapan sendiri aku agak merisaukan bahuku karena setelah 10 atau 15 lap aku mulai kehilangan tenaga," lugas dia.
(yp)

Rossi Pole, Yamaha Start 1-2

Le Mans -  
Valentino Rossi akan start dari posisi terdepan di MotoGP Prancis. Rekan satu timnya di Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo, bakal start dari posisi kedua setelah waktunya mengungguli Dani Pedrosa dari Honda.

Posisi pole yang dicatatkan Rossi itu diraih si pembalap Yamaha pada menit-menit akhir sesi kualifikasi, Sabtu (22/5/2010). Dengan sekitar dua menit tersisa, dia menorehkan waktu satu menit 33,408 yang tak bisa dilebihi para rivalnya.

Lorenzo yang memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan empat angka dari Rossi juga menguak kans bagus untuk mendulang angka di balapan nanti setelah memastikan posisi start dua dalam balapan.

Pedrosa harus puas start di posisi tiga setelah waktunya berselisih tipis dari Lorenzo. Sebenarnya dia sempat mencatat waktu tercepat dalam menit-menit akhir sesi ini, tapi waktunya itu kemudian dilebihi duo Yamaha.

Sementara itu juara dunia MotoGP 2007 Casey Stoner akan memulai balapan di Le Mans, Minggu (23/5/2010), dari posisi empat. Sebelum ini, si rider Ducati belum tampil mengesankan di dua seri awal sehingga masih tercecer di papan tengah klasemen.

Nicky Hayden membuat waktu tidak berselisih jauh dari rekannya di Ducati, Stoner, dan akan start di posisi lima. Randy de Puniet dari Honda LCR melengkapi row kedua posisi start dengan membuat waktu tercepat keenam.

Hasil Kualifikasi MotoGP Prancis:

Posisi-Pembalap-Tim-Waktu
1. Valentino Rossi Fiat Yamaha 1m 33.408s
2. Jorge Lorenzo Fiat Yamaha 1m 33.462s
3. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 1m 33.573s
4. Casey Stoner Ducati Marlboro Team 1m 33.824s
5. Nicky Hayden Ducati Marlboro Team 1m 33.845s
6. Randy de Puniet LCR Honda MotoGP 1m 34.074s
7. Andrea Dovizioso Repsol Honda Team 1m 34.204s
8. Colin Edwards Monster Yamaha Tech 3 1m 34.304s
9. Loris Capirossi Rizla Suzuki MotoGP 1m 34.306s
10. Aleix Espargaro Pramac Racing 1m 34.514s
11. Marco Melandri San Carlo Honda Gresini 1m 34.523s
12. Ben Spies Monster Yamaha Tech 3 1m 34.920s
13. Marco Simoncelli San Carlo Honda Gresini 1m 34.942s
14. Hiroshi Aoyama Interwetten Honda MotoGP 1m 34.979s
15. Hector Barbera Paginas Amarillas Aspar 1m 35.323s
16. Mika Kallio Pramac Racing 1m 35.810s
(yp)

Minggu, 02 Mei 2010

Tidak Fit, Rossi Puas Finish Ketiga

Jerez - Sama sekali tak ada kekecewaan dirasakan Valentino Rossi setelah cuma bisa finis di posisi tiga MotoGP Spanyol. Podium terakhir cukup bagus buatnya mengingat kondisi fisik yang belum sempurna.

Dalam MotoGP Spanyol yang digelar Minggu (2/5/2010) malam WIB, Rossi gagal melanjutkan kemenangan yang didapat di seri sebelumnya. Memulai balapan dari urutan empat, The Doctor cuma naik satu anak tangga saat menyentuh gari finis.

Menuntaskan balapan di belakang Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa sama sekali tak disesali Rossi. Dia malah sedikit bersyukur bisa berada di posisi tersebut mengingat kondisi fisik yang belum maksimal dan kesulitan mendapat seting sempurna buat motor.

"Kami tahu kalau ini bukan balapan saya karena cedera yang saya dapat, dan juga saat latihan kami dapat banyak kesulitan dengan setingan. Jadi podium ini adalah hasil yang bagus dan poin yang berguna di persaingan," ungkap Rossi usai balapan seperti dikutip dari Autosport.

Tambahan 16 poin dari finis di posisi tiga membuat Rossi harus merelakan posisi puncak klasemen jadi milik Lorenzo. Namun karena sudah upaya maksimalnya terhadang kondisi fisik dan setingan motor, juara dunia sembilan kali itu tetap bersyukur dengan 16 poin yang didapat.

"Saya tetap mencoba yang terbaik yang bisa saya lakukan karena saya menjalani start dengan baik dan berusaha menjaga jarak dengan Dani (Pedrosa), tapi saya tak punya cukup kecepatan. Saya tak membuat kesalahan, saya selalu menekan dengan maksimal, tapi hari ini kami tidak 100%."

"Kami harus melakukan lebih saat latihan. Bagaimanapun juga, 16 poin ini tidaklah terlalu buruk," pungkas Rossi.

(yp)

Senin, 12 April 2010

Rossi Juara Seri MotoGP Qatar

Losail – 
Dominasi Ducati dan Casey Stoner di GP Qatar, Sirkuit Losail pada tiga musim terakhir harus terhenti di musim ini.Duo Fiat Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo
mampu finish di posisi satu dan dua, pada seri pembuka MotoGP (12/4/2010).

Mengawali balapan dari posisi dua, seperti biasa The Doctor tidak terlalu baik dalam melakukan start. Pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa malah memimpin balapan di lap awal. Sementara pemilik pole positions, Stoner yang ada di posisi dua, ganti mengambil alih jalannya lomba sejak lap ketiga.

Sial bagi pembalap andalan Ducati itu, setelah harus terjatuh pada lap kelima. Padahal Stoner sudah membuat jarak 2,5 second dengan posisi kedua, Rossi. Stoner tidak bisa melanjutkan balapan dan otomatis tidak mendapatkan poin di seri pembuka ini.

Rossi yang mendapat keuntungan jatuhnya Stoner dengan menjadi pimpinan balapan, mendapat ancaman serius dari Dovizioso yang kerap nyaris melakukan over-taking. Dovizioso sendiri sebelumnya sukses melewati Nicky Hayden.

Rookie dan jawara Super Bike Ben Spies, ada di posisi kelima setelah menyalip Dani Pedrosa pada lap sembilan. Pertarungan menarik juga terjadi di deretan depan, setelah Dovizioso dan Hayden berebut posisi kedua.

Rekan Rossi, Jorge Lorenzo ada di posisi keempat dan mulai menyodok ke posisi tiga. Lorenzo bertarung ketat dengan Hayden. Pembalap asal Spanyol ini akhirnya sukses mempecundangi Hayden di lap 20 dan mulai mengancam posisi Dovizioso.

Tak lama berselang, giliran Andrea Dovizioso yang disalip Lorenzo. Posisi satu-dua pun dipegang oleh Fiat Yamaha. Rossi dan Lorenzo terus melesat dan tak terkejar. Sementara pertarungan memperebutkan posisi ketiga antara Hayden dan Dovizioso juga sengit.

Keduanya terlibat aksi over-taking di lap akhir. Hayden sempat menyalip Dovizioso, namun pembalap Repsol Honda ini tidak memberikan kesempatan bagi The Kentucky Kid untuk naik podium. Dovizioso akhirnya unggul sepersekian detik di garis finish.
(yp)

Senin, 05 April 2010

Prediksi The Doctor Musim 2010-2011

MotoGP - 
Mau tahu bagaimana prediksi juara dunia Valentino Rossi untuk musim balapan 2010-2011?

“Pertempuran besar”, ucapan itulah yang terlontar dari mulut The Doctor. Ya, dia berani memastikan kalau duel sengit antar rider tangguh akan selalu tersuguh dalam setiap seri grand prix yang di gelar. 

“Akhirnya kita akan kembali memulai musim baru dan kami semua sangat tertarik. Saya mengharapkan pertempuran besar dengan pembalap-pembalap kuat yang tampil dan tentunya menyuguhkan tontonan menarik bagi para fans,” ungkap Rossi.

“Saya menjalani pra-musim dengan cukup baik, motor baru saya juga tidak diragukan. Meskipun waktunya tinggal enam hari lagi, saya tetap yakin bisa tampil dengan kondisi terbaik,” ujarnya yakin.

Kita nantikan apakah "The Doctor" kembali bisa menunjukkan betapa jenisnya sesuai dengan julukannya.
(yp)


Rabu, 17 Februari 2010

Selamat Ulang Tahun Valentino Rossi

MotoGP - 
Juara Dunia MotoGP Valentino Rossi berulang tahun ke 31 pada 16 Februari 2010. Saat "The Doctor" sedang mempersiapkan musim ke 15 Rossi berlaga dalam kejuaraan balap dunia.

Pada tahun 2009 Valentino Rossi meraih gelar juara dunia kesembilan, atau ketujuh di kelas MotoGP. Saat ia tetap memelihara karir balapannya secara  luar biasa selama 14 musim. Sekarang Rossi sudah menginjak usia 31 tahun, namun Rossi tidak menunjukkan tanda-tanda adanya faktor umur yang bisa menghalanginya untuk terus menjadi "raja" dikelasnya.

Lahir di Urbino, Italia pada tanggal 16 Februari 1979, Rossi sudah mengendarai motor sejak usia dini di bawah pengaruh ayahnya Graziano, seorang mantan juara Grand Prix. Rossi junior mulai berkarir di go-karts, tapi tak lama The Doctor kecil menjajaki minimoto dan menjadi juara pada tahun 1992. Setelah itu Rossi berkembang pesat. Memenangkan Kejuaraan Produksi Sport Italia pada 1994 dan kejuaraan 125cc Italia tahun 1995 (bersama peringkat ketiga di Kejuaraan Eropa), dan tahun berikutnya memulai debutnya Kejuaraan Dunia MotoGP.

Kini setelah usianya 31 tahun, serta di musim ketujuhnya di MotoGP bersama  Yamaha, Rossi akan terus mendapat dukungan dari Kepala Crew, Jeremy Burgess, yang pindah dari Honda untuk bekerja sama dengan dia di Yamaha Factory Racing pada tahun 2004.


So, selamat ulang tahun "the flying donkey". Para fans setia sudah menanti aksi menawan saat balapan musim 2010-2011 nanti digelar.
(yp) 
 

Sabtu, 06 Februari 2010

Ditinggal Dua Teknisi, Rossi Tetap Santai

MotoGP - 
Yamaha di tinggalkan dua teknisi mesin Christian Battagglia dan Andrea Zugna musim depan. Adalah Honda yang berhasil membajak mereka dengan harapan mereka bisa meningkatkan performa RC212V musim depan. Sebelumnya, mereka juga berhasil membajak manajer tim Ducati Livio Suppo.

Tentu saja ini membuat banyak pendukung dan fans setia Rossi khawatir akan peforma Rossi musim depan karena ditinggal dua terknisi tersebut. Namun, "The Doctor" sama sekali tidak merasakan ada sesuatau yang bisa mengancam Yamaha. “Hal ini memang sangat disayangkan, namun dunia ini dipenuhi dengan juru mesin handal,” ujar Rossi.

Meski sudah bekerja cukup lama dengan keduanya, Rossi terlihat tidak terlalu serius memandang tersebut. “Kami tidak akan sulit menemukan dua orang pengganti mereka,” lanjut Rossi.
(yp)

Jumat, 05 Februari 2010

Rossi " Spies Calon Lawan Yang Susah Ditaklukkan"

MotoGP - 
Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi mengaku mendapat lawan baru yaitu juara dunia World Superbike Ben Spies. Spies menjadi juara dunia WSBK untuk tahun pertamanya berlaga diajang tersebut.


Spies memang berkeinginan untuk segera balapan diajang kelas MotoGP, dan kesempatan itu diambil oleh tim Yamaha Tech3 setelah tim Suzuki Rizla membuang kesempatan untuk kembali mengontrak Spies untuk berlaga dikelas MotoGP.
 
Rossi terpukau melihat aksi Spies saat berlaga pada seri terakhir MotoGP di Valencia, Spies mendapat wild card uantuk mencoba kelas MotoGP. Saat itu Spies berhasil menempati peringkat ketujuh. "The Doctor" mengaku terkejut melihat aksi Spies di Valencia, November silam.

“Dia sudah mengejutkan banyak orang, termasuk saya. Dia melakukan balapan yang sangat bagus di Valencia. Bahkan, performanya di lintasan semakin membaik saja,” jelas Rossi.

“Saya merasa Spies akan menjadi salah satu lawan yang sulit ditaklukkan pada balapan tahun depan,” ujar juara dunia sembilan kali tersebut. Kita nantikan saja serunya ajang balapan kelas MotoGP musim 2010-2011
(yp)

Kamis, 04 Februari 2010

Ternyata Ferrari Inginkan Rossi

MotoGP-
Ternyata Ferrari menginginkan Valentino Rossi untuk menjadi salah satu pembalap andalan mereka pada musim balapan 2010-1011. Hal ini tidak lepas dari semua hasil uji coba yang dicatatkan Rossi. Dan hasilnya pun sangat mengagumkan dengan catatan waktu yang sangat memuaskan. Dan ternyata Ferrari menanggapi positif hasil tersebut dan menginginkan Rossi untuk bergabung.


Valentino Rossi memang sudah beberapa kali melakukan ujicoba dengan Tim Ferrari tersebut. Untuk mewujutkan itu, Ferrari berencana menyiapkan mobil ketiga buat Rossi. Namun semuanya tergantung dari keputusan FIM.
 
“Saya tidak tahu apakah tiga mobil bakal diijinkan FIA. Jika memang begitu, maka kami akan menyambut kedatangan Rossi,” jelas Massa seperti mengharapkan calon rekan barunya tersebut untuk bergabung.
 
Hal serupa juga diungkap Domenicali. “Buat kami tiga mobil merupakan hal bagus buat F1, khususnya jika pembalap seperti Rossi akan sangat menarik,” tandas Domenicali.

(yp)


Selasa, 02 Februari 2010

Rossi Berterimakasih Kepada Ferrari

MotoGP - 
Usai sudah hadiah yang diberikan Ferrari untuk Valentino Rossi. Rossi mendapatkan hadiah ujicoba bersama Tim F1 Ferrari sebagai hadiah juara dunianya tahun 2009. Rossi pun berterimakasih kepada Ferrari atas hadiah tersebut.

Rossi dijadwalkan hanya dapat melakukan satu kali uji coba. Nmun, Rossi mendapat kesempatak kedua setelah pada sore hari turun hujan. "Sebenarnya, uji coba berjalan dengan cukup lancar. Sayang, saya hanya bisa melakukannya selama beberapa putaran di lintasan kering pada pagi hari, tapi kami juga sempat menguji di lintasan basah. Saya sangat terkesan," jelas Rossi.

Meski sempat hujan, tidak menurunkan semangat Rossi untuk tetap berada di dalam Ferrari tersebut.. Hasilnya, "The Doctor" mencatatkan waktu fantastis yakni 1:24,04 detik saat lintasan kering. Tapi, di lintasan basah dia hanya mampu mencatat 1:33,56 detik.

"Mobil Ferrari sangat fantastis dan uji coba berjalan sangat lancar. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim Ferrari dan tentu kepada Luca di Montezomolo setera Stefano Domenicali," lanjutnya.

"Di Montezemolo dan Domenicali telah membantu saya selama dua hari terakhir. Saya seperti merasa pembalap Formula One sesungguhnya," Ungkap Rossi senang.
(yp)


Senin, 01 Februari 2010

Rossi "F1 Hanya Untuk Senang-Senang"

MotoGP - 
Seperti yang selalu dilakukannya, Rossi kembali tampil mengesankan bersama Ferrari pekan kemarin. Bahkan pihak Ferraripun sudah mengakui ketertarikannya untuk mendatangkan Valentino Rossi untuk menjadi pembalap mereka.

Tentu saja hal ini membuat kubu YAMAHA "ketar-ketir" akan kehilangan pembalap andalannya tersebut. Namun, pernyataan Rossi yang mengatakan ujiocba bersama Ferrari hanya untuk senang-senang saja membuat Tim Fiat bisa bernafas lega.

“Ini merupakan situasi yang sangat spesial, karena empat pembalap teratas di MotoGP akan berakhir pada tahun ini,” komentar Rossi.

“Besok saya menjadi pembalap MotoGP lagi. Saya senang dengan dunia saya yaitu motor. F1 hanya untuk senang-senang dan saya bangga mendapatkan kesempatan ini,” ujarnya berbinar.

“Secara pribadi saya bahagia bersama Yamaha. Jadi, saya akan membicarakan mengenai kontrak bersama mereka terlebih dahulu sebelum berbicara dengan pihak lain,”tegas Rossi.
(yp)

Sabtu, 30 Januari 2010

Rossi Senang Kembali Tes Ferrari

MotoGP -
Tim F1 merrari menepati janjinya untuk memberikan kesempatan kepada Valentino Rossi untuk mengendarai Mobil F1. Hal ini adalah hadiah dari pihak Ferrari kepada Rossi atas gelar juara MotoGP yang diraih musim lalu. Ini adalah hari perdana ujicoba The Doctor bersama tim asal Italia itu di Catalunya.

Sebelunya "The Doctor"  pernah melakukan ujicoba bersama Ferrari namun Valentino sempat keluar lintasan. “Saya sangat senang. Ini merupakan ujicoba yang sangat bagus, meski lintasan sempat basah pada pagi hari,” papar Rossi.

“Saya sempat memiliki masalah tanpa grip kuat. Beruntung lintasan kering pada sore hari, sehingga saya bisa menggunakan ban slick dan meningkatkan catatan waktu,”  ujar Rossi tanpak bahagia. Rossi melakukan 68 putaran bersama Ferrari dengan catatan waktu 1m25.200 detik. Besok, Rossi masih bisa mengendarai Ferrari sebagai hadiah untuknya. Well, selamat bersenang-senang "The Doctor".
(yp)

Rabu, 27 Januari 2010

Rossi Kembali Tes Ferrari

MotoGP -
Juara Dunia MotoGP sembilan kali Valentino Rossi kembali melakukan balapan dengan menggunakan mobil F1. Seperti yang kita ketahui bahwa  Rossi memang sering melakukan balapan baik itu Reli atau F1. Namun kali ini Rossi kembali melakukan tes balapan dengan mobil F1 Ferrari. Keinginan Rossi tersebut ditanggapi positif oleh tim principal Ferrari Stefano Domenicali.
“Saya bisa memastikan bahwa, seperti yang sudah kami janjikan ketika Rossi menjadi juara dunia tahun lalu, dia bisa menggunakan mobil Ferrari di Barcelona, 20-21 Januari mendatang,” terang Domenicali.

(yp)

Rabu, 20 Januari 2010

The Doctor Masih Bisa 5 Tahun Lagi

MotoGP - 
Setelah berakhirnya musim balapan 2009-2010, muncul kabar yang memberitakan bahwa juara dunia musim tersebut Valentino Rossi akan segera menyudahi karir balapannya di ajang balapan motor tertinggi didunia MotoGP.

Selain itu beredar rumor bahwa pembalap Italia berusia 30 tahun itu diyakini bakal pindah tim ke  DUCATI. Dengan usia 30 tahun saat ini Rossi diyakini masih akan bisa membalap sampai tahun 2015. "Memikirkan Valentino akan pensiun tahun depan bisa menjadi sesuatu yang keliru. Dia memberi saya intuisi kalau dengan performa membalapnya maka dia bisa bertahan hingga umur 35 atau 36 jika mau," ungkap Jerry Burgess di MCN. 

"Secara pribadi saya melihat setidaknya dia bisa tiga tahun lagi mengingat karirnya yang luar biasa. Dia belum mengalami kemunduran dan dia juga masih menikmati semua yang dia lakukan," lanjut Burgess sendiri.
(yp)

Selasa, 19 Januari 2010

Rossi Terima Dua Gelar

MotoGP - 
Koleksi penghargaan Rossi semakin bertambah setelah berhasil mendapatkan dua penghargaan pada acara penganugerahan gelar yang diberi nama d'Oro Caschi di Bologna minggu ini. 

Juara dunia MotoGP musim 2009-2010 yang telah berumur 30 tahun diberi Casco d'Oro (Golden Helmet) dan Top Rider, yang dipilih oleh pembaca Motosprint. Selain itu juga diberikan penghargaan kepada Dovizioso, Marco Simoncelli dan Mattia Pasini serta Juara Dunia MX1 Antonio Cairoli. Giampiero Sacchi, Piaggio's Head of Sport, mewakili grup Italia tersebut untuk menerima penghargaan pada kelas 250cc dan 125cc sebagai gelar konstruktor.
(yp)
 

Rabu, 13 Januari 2010

Rossi Bantah Mengultimatum YAMAHA

MotoGP - 
Tim FIAT YAMAHA sempat mendapatkan berita yang membuat kubu tersebut memanas. Hal ini berawal dari ultimatum yang dikeluarkan oleh pembalap andalannya Valentino Rossi yang >memberikan pilihan kepada timnya untuk memilih dia atau rekannya Jorge Lorenzo sebagai rider utama pada musim 2011 mendatang.

Rossi sempat mengatakan bahwa bila tim tidak menginginkannya lagi, ia akan hijrah ke Ducati, tim yang kebetulan berasa dari negaranya, Italia.
"Ada banyak hal yang menanti kami tahun depan. Kami harus melihat ada di mana posisi kami nanti saat waktunya datang untuk menentukan," ujar Rossi.

Rossi sendiri mengelak mengultimatun YAMAHA."Itu cuma persoalan interpretasi jurnalistik," jelas Rossi. dikatakannya kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport. "Saya tak punya pengaruh dalam memilih rekan setim. Jelas, pabrikan akan senang punya dua pembalap bagus. Itu bisa jadi positif untuk pembalap juga karena ada motivasi di dalam kompetisi," Jelas The Doctor.

"Itu wawancara yang lama, dan di satu titik saya ditanyai tentang alternatif yang ada. Jadi saya berkesimpulan, dan bilang bahwa Ducati itu salah satu opsi. Saya pikir itu pemikiran yang realistis," kata Rossi. "Tapi saya ulangi, saya merasa nyaman di Yamaha dan saya ingin lanjut bekerja bersama mereka. Apakah saya ingin terus memakai motor mereka? Iya. Bahkan saya mungkin masih terus selepas 2010. Kemungkinan terbesar bersama Yamaha," kata Rossi lebih lanjut.
(yp)


Minggu, 10 Januari 2010

Sulit Raih Hat-trick

MotoGP - Pembalap Fiat Yamaha Valentino Rossi Menjadi Juara dunia MotoGP dalam dua tahun terakhir. Walaupun begitu, direktur balap Yamaha Lin Jarvis sadar sulit untuk melakukannya ketiga kali secara beruntun.

Rossi akhirnya berhasil menyudahi perlawanan sengit atas dirinya dari rekan satu timnya di FIAT Jorge Lorenzo, serta membuat keunggulan mutlak YAMAHA atas HONDA dalam perebutan gelar konstruktor.

Kesuksesan tersebut menyamai prestasi YAMAHA pada musim 2008 yang lalu. Jarvis optimis Yamaha memiliki kualitas untuk mencetak hat-trick kemenangan pada musim 2010.

Meski demikian, Jarvis sadar bahwa Yamaha harus mewaspadai lawan-lawan mereka. "Semua masih mungkin," papar Jarvis seperti dilansir situs resmi MotoGP, Minggu (6/12/2009).

"Saya rasa kami memiliki pembalap, tim dan juru mesin yang hebat. Jadi, kami memiliki semuanya. Tapi, semua pesaing menyerang kami dari berbagai sisi dan sebagai juara bertahan, Anda hanya bisa menyerang balik," lanjutnya.

Diketahui, Rossi pernah membawa Yamaha menjadi tim yang merajai kelas MotoGP. The Doctor, julukan bagi Rossi meraih gelar juara pada musim 2002, 2003, 2004 dan 2005. Kini, Rossi berpeluang melakukan hal yang sama. Namun, Jarvis sadar hal itu akan sulit terjadi.

"Saya sadar sulit untuk mengulanginya lagi, tapi kami akan memberikan usaha yang maksimal dan saya merasa kami memiliki semua ramuan untuk kembali menjadi juara," ujar Jarvis.

(yp)