MotoGP -Awal kemunculannya sempat mengagetkan para rider kelas motoGP. Dimusim 2009 Lorenzo memberikan perlawanan sengit kepada rekan satu timnya di Yamaha Valentino Rossi.
Rossi dan Lorenzo terlibat pertarungan yang sangat sengit di balapan dan di klasemen MotoGP. Hampir setiap race MotoGP musim 2009 dilalui dengan pertarungan hingga lap terakhir dan bahkan tikungan terakhir. Hingga masing-masing mengumpulkan enam dan empat kemenangan. Namun di akhir musim, The doctor berhasil unggul atas juniornya dengan selisih 45 angka.
Soal kemampuan rekan satu timnya, Lorenzo mengaku kagum. terlebih Valentino Rossi berhasil menjaga performanya untuk selalu berada di level teratas selama beberapa tahun. Namun, pembalap 22 tahun itu bertekad untuk melakukan suksesi di musim 2010 mendatang.
"Saya salut dengan Valentino Rossi. Dia adalah pembalap tangguh yang selalu juara. Tetapi saya tidak ingin kalah dengannya, saya ingin menang pada event balap selanjutnya," tutur Jorge Lorenzo saat berada di hotel FourSeason di Jakarta, Senin (30/11/2009). "Mudah-mudah balap selanjutnya saya bisa meraih kemenangan," lanjut best rookie musim 2008 itu.(yp)
MotoGP - Tim FIAT YAMAHA sempat mendapatkan berita yang membuat kubu tersebut memanas. Hal ini berawal dari ultimatum yang dikeluarkan oleh pembalap andalannya Valentino Rossi yang >memberikan pilihan kepada timnya untuk memilih dia atau rekannya Jorge Lorenzo sebagai rider utama pada musim 2011 mendatang.
Rossi sempat mengatakan bahwa bila tim tidak menginginkannya lagi, ia akan hijrah ke Ducati, tim yang kebetulan berasa dari negaranya, Italia. "Ada banyak hal yang menanti kami tahun depan. Kami harus melihat ada di mana posisi kami nanti saat waktunya datang untuk menentukan," ujar Rossi.Rossi sendiri mengelak mengultimatun YAMAHA."Itu cuma persoalan interpretasi jurnalistik," jelas Rossi. dikatakannya kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport. "Saya tak punya pengaruh dalam memilih rekan setim. Jelas, pabrikan akan senang punya dua pembalap bagus. Itu bisa jadi positif untuk pembalap juga karena ada motivasi di dalam kompetisi," Jelas The Doctor."Itu wawancara yang lama, dan di satu titik saya ditanyai tentang alternatif yang ada. Jadi saya berkesimpulan, dan bilang bahwa Ducati itu salah satu opsi. Saya pikir itu pemikiran yang realistis," kata Rossi. "Tapi saya ulangi, saya merasa nyaman di Yamaha dan saya ingin lanjut bekerja bersama mereka. Apakah saya ingin terus memakai motor mereka? Iya. Bahkan saya mungkin masih terus selepas 2010. Kemungkinan terbesar bersama Yamaha," kata Rossi lebih lanjut.(yp)
MotoGP - Dasyatnya perseteruan Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo ternyata masih terus berkobar hingga saat jeda musim 2009. Hal itu berawal dari pernyataan Rossi pada sebuah wawancara yang meminta tim FIAT YAMAHA untuk memilih antara dirinya atau Lorenzo pada musim 2011 nanti. Rossi bahkan "menakut-nakuti" Yamaha dengan membuat rumor untuk bergabung dengan tim Ducati.
Meski dalam beberapa kesempatan, Rossi sempat mengelak dengan menyebut ucapannnya disalahartikan, Namun Jorge Lorenzo ternyata tetap geram dengan apa yang disampaikan rekannya tersebut.
Jorge Lorenzo juga mengatakan agar Rossi menyadari sikapnya tersebut, bahwa line up ditentukan oleh tim bukan oleh seorang pembalap. Kendati Rossi seorang pembalap yang sudah memenangi banyak gelar. "Valentino tidak bisa menentukan rider untuk tahun 2011. Yamaha-lah yang menentukan pilihan dan kami hanyalah pegawai saja," cetusnya kepada Gazzetta dello Sport.
Dengan kondisi tersebut Jorge Lorenzo tetap fokus dalam berkompitisi dengan Rossi untuk membuktikan siapa yang terbaik di tim Fiat yamaha.(yp)
MotoGP – Lagi-lagi ide menaikkan kapasitas mesin kelas MotoGP menjadi 1000cc mendapat sambutan baik dari rider kelas MotoGP sendiri. Setelah mendapat masukan baik dari The Doctor Valentino Rossi, kini Nicky Hayden kembali mendukung ide tersebut. Kentucky Kid, julukan bagi Hayden punya alasan dengan dukungannya untuk menaikkan kapasitas mesin menjadi 1000cc. “Saya suka perubahan ini. Mesin 1000cc akan menganggumkan. Saya rasa sudah waktunya MotoGP berubah karena saya merasakan sesuatu yang hilang,” ujar Hayden kepada MCN, Sabtu (19/12/2009).
Rider asal Amerika Serikat tersebut juga mengungkapkan alasan mengapa mesin 990cc harus berubah menjadi 1000cc. "Alasan kenapa mesin 990cc seperti terlihat lebih mudah, saat memasuki tikungan motor sangat tenang dan stabil, seperti kakek Anda juga bisa mengendarai motor ini,” Jelas juara dunia musim 2006 tersebut.
“Kini kami semua tergantung pada penggunaan piranti elektronik. Mesin 1000cc akan sama, jika FIM tidak melakukan perubahan dalam penggunaan elektronik,” ujar Hayden.(yp)
MotoGP - Pembalap Fiat Yamaha Valentino Rossi Menjadi Juara dunia MotoGP dalam dua tahun terakhir. Walaupun begitu, direktur balap Yamaha Lin Jarvis sadar sulit untuk melakukannya ketiga kali secara beruntun.
Rossi akhirnya berhasil menyudahi perlawanan sengit atas dirinya dari rekan satu timnya di FIAT Jorge Lorenzo, serta membuat keunggulan mutlak YAMAHA atas HONDA dalam perebutan gelar konstruktor.
Kesuksesan tersebut menyamai prestasi YAMAHA pada musim 2008 yang lalu. Jarvis optimis Yamaha memiliki kualitas untuk mencetak hat-trick kemenangan pada musim 2010.
Meski demikian, Jarvis sadar bahwa Yamaha harus mewaspadai lawan-lawan mereka. "Semua masih mungkin," papar Jarvis seperti dilansir situs resmi MotoGP, Minggu (6/12/2009).
"Saya rasa kami memiliki pembalap, tim dan juru mesin yang hebat. Jadi, kami memiliki semuanya. Tapi, semua pesaing menyerang kami dari berbagai sisi dan sebagai juara bertahan, Anda hanya bisa menyerang balik," lanjutnya.
Diketahui, Rossi pernah membawa Yamaha menjadi tim yang merajai kelas MotoGP. The Doctor, julukan bagi Rossi meraih gelar juara pada musim 2002, 2003, 2004 dan 2005. Kini, Rossi berpeluang melakukan hal yang sama. Namun, Jarvis sadar hal itu akan sulit terjadi.
"Saya sadar sulit untuk mengulanginya lagi, tapi kami akan memberikan usaha yang maksimal dan saya merasa kami memiliki semua ramuan untuk kembali menjadi juara," ujar Jarvis.(yp)
MotoGP - Persaingan kelas MotoGP memang keras. Semua faktor sangat berpengaruh bagi pencapaian diakhir musim. Tim SUZUKI memang berambisi untuk merebut gelar juara dunia MotoGP, namun usaha tersebut belumlah cukup untuk melawan dominasi YAMAHA dan pabrikan lain yang ikut berkompetisi di ajang MotoGP.
Musim ini, dua pembalap SUZUKI Loris Capirosi dan Chris Vermeulen hanya berada di urutan sembilan dan 12 pada klasemen akhir musim. Menurut Kevin Schwantz, Suzuki sebenarnya memiliki peluang untuk mulai kembali bersaing dengan para kompetitor lain andai SUZUKI mampu merekrut Ben Spies pada awal musim 2009-2010. MotoGP sendiri sebenarnya bukan dunia baru bagi Ben Spies, karena pada tahun 2008 Spies pernah mencicipi persaingan motoGP melalui wildcard dan mengoleksi 20 poin dari tiga kali penampilannya.Namun tim SUZUKI tidak memandang serius atas peforma pembalap asal Amerika Serikat tersebut. Spies bahkan tidak menerima tawaran kontrak dari SUZUKI untuk berlaga di kompetisi motoGP. Melihat peluang tersebut, YAMAHA Tech 3 berhasil mengontrak Spies untuk kemudian berlaga di ajang World Superbike (WSBK). Hasilnya, Spies berhasil menjadi juara dunia World Superbike pada musim pertamanya. Spies pun langsung diangkat ke kelas MotoGP untuk musim 2010 dan akan menggantikan James Toseland mantan juara WSBK."Saya yakin Paul Dennings (bos Rizla Suzuki) saat ini sedang menggaruk-garuk kepala dan sedang memikirkan alasan untuk permakluman," tutur Schwantz di MCN. "Ben telah berada di Suzuki sejak 16 tahun dan tidak ada yang benar-benar dilakukan untuk mengakomodasinya. Saya pikir titel Superbike yang didapatnya itu bukan kebetulan," pikirnya kembali.(yp)